Selasa, 08 Januari 2019

Uji Koreografi III - Harmonisasi Warisan Nusantara

Uji Koreografi III - Harmonisasi Warisan Nusantara

▪DAHAYU NUSWANTARA▪
            Uji Koreografi III
Harmonisasi Warisan Nusantara
        By Parash Production
.
Yang diselenggarakan pada :
🗓 : 20, 21 dan 22 Januari 2019
🕡 : 18.30 wib
📍 : Societet Militair Taman Budaya Yogyakarta
.
Angkatan 2015 Pendidikan Seni Tari FBS UNY akan menampilkan 39 garapan karya koreografi yang spektakuler ✨
.
Ticketing :
Presale : 25k
OTS       : 30k
Pembelian Tiket dimulai pada hari Minggu 6 Januari 2018 pukul 09.00 WIB.
.
For more ticket info please contact :
▫085640385839 (Sani)
▫081256673741 (Faisal)
Grab it fast guys 😍

Senin, 07 Januari 2019

5 Tips Melawan Rasa Malas Sehari-hari

5 Tips Melawan Rasa Malas Sehari-hari


Rasa malas adalah hal manusiawi yang sering muncul dalam keadaan apapun. seringkali rasa malas menjadi penghambat kita untuk menjalani aktivitas sehari - hari. berikut Blog Mahasiswa merangkum 5 Tips Melawan Rasa Malas.

1. Hentikan Menunda - nunda
    hal yanng sering dilakukan ketika malas adalah menunda-nunda pekerjaan dengan asumsi "bisa nanti" "deadline masih lama" dsb. ini adalah kebiasaan yang buruk. maka dari itu hal pertama yang kalian harus lakukan adalah tidak menunda-nunda pekerjaan.

2. Membuat Jadwal
    banyak aktivitas yang dijalani terkadang membuat kita menjadi lupa waktu. maka dari itu membuat jadwal menjadi penting agar pekerjaan dan tugas kalian bisa terlaksanana sesuai jadwal. jangan lupa juga menyisipkan istirahat diantara jadwal tersebut.

3. Just Do It
   lakukanlah apa yang sudah kalian rencanakan dan tugas yang kalian buat. jangan kebanyakan alasan. karena alasan tidak akam membuatmu lebih baik atau tugasmu terselesaikan jadi segera lakukan dan kerjakan.

4.Tepat Waktu
   kebiasaan orang Indonesia adalah ngaret . maka hal terbaik adalah menjadi orang asing tepat waktu untuk mengerjakan sesuatu. ini akam membuatmu mengerti bahwa waktu adalah hal penting dan jangan di sia-siakan

5 Produktif
   terakhir adalah sobat harus mampu mencari cara untuk produktif di lingkungan. cobalah membuat karya yang kalian sukai dan gemari, jangan sampai menjadi orang yang tidak berbuat apa-apa?

Rasa malas bisa kita hilangkan dengan tips berikut. agar waktu yang sobat habiskan bisa bermanfaat. silahkan dipraktekan bukan hanya dibaca (abr)
Top 5 Prodi dengan Ketetatan Tertinggi

Top 5 Prodi dengan Ketetatan Tertinggi

www.idntimes.com

Tiga tahun berturut-turut, UNPAD menjadi universitas terfavorit dalam SNMPTN dan SBMPTN, berikut mimin bahas TOP 5 PRODI dengan tingkat keketatan tertinggi di Saintek tahun 2018..
Check it out!

1. Teknik Informatika
Persentase diterima SNMPTN : 1.36%
Daya Tampung 2018 => 28 orang

2. Farmasi
Persentase diterima SNMPTN : 2.02%
Daya Tampung 2018 => 64 orang

3. Ilmu keperawatan
Persentase diterima SNMPTN : 2.4%
Daya Tampung 2018 => 60 orang

4. Psikologi
Persentase diterima SNMPTN : 2.42%
Daya Tampung 2018 =>  60 orang

5. Pendidikan Dokter
Persentase diterima SNMPTN : 2.64%
Daya Tampung 2018 => 100 orang

itu adalah Top 5 Prodi dengan Ketetatan Tertinggi yang berhasil redaksi himpun dari berbagai sumber. tertarik masuk salah satunya?

Minggu, 06 Januari 2019

6 Universitas Terkenal di Indonesia

6 Universitas Terkenal di Indonesia

Sumber Google.com

Hai! Udah pada tahu belom nih universitas yang terkenal di Indonesia? Kali ini kami akan membahas universitas mana saja yang terkenal di Indonesia versi Blog Mahasiswa. Simak, ya!

1.      Universitas Indonesia
Siapa sih yang gak tau UI? Universitas para petinggi negara. Kenapa UI di posisi pertama? Karena siapa pun yang keterima di UI pasti bangga karena UI memiliki berbagai macam jurusan dari mulai IPA, IPS, sampai Bahasa. Pasti keren banget deh yang keterima di UI.

2.      Institut Teknologi Bandung

Selanjutnya ITB. ITB merupakan kampus teknik yang paling terkenal di Indonesia karena bisa melahirkan orang-orang hebat yang berpengaruh seperti B.J. Habibie dan Ridwan Kamil. Tapi, katanya untuk lulus dari ITB susah guys. Makanya, kalian yang ingin kuliah di ITB siap-siap rajin belajar dari sekarang, ya!

3.      Universitas Gadjah Mada

Di urutan ketiga adalah UGM. UGM ini berada di pusat Kota Yogyakarta di mana kota ini sangat nyaman dan suasananya hangat. Pas banget deh buat menimba ilmu. Katanya sih di sini tempatnya orang-orang pinter dan gawl.


4.      Institut Pertanian Bogor

Nah, buat kalian yang memiliki minat lebih di bidang pertanian, bisa banget nih kuliah di IPB. Berhubung Indonesia adalah negara agraris, sangat penting bagi kita untuk peduli terhadap sektor pertanian di Indonesia, dan di IPB adalah tempat terbaik.

5.      Universitas Airlangga

Di urutan kelima ada UNAIR. Di sini lumayan banyak jurusan yang bisa kalian pilih. FYI, Pendidikan Dokter UNAIR berada di tiga besar pendidikan dokter terbaik di Indonesia loh.

6.      Universitas Brawijaya

Urutan keenam ada UB. Buat kalian yang ingin kuliah di tempat yang dingin, UB adalah pilihannya. Kalian bisa menikmati segala wisata yang ada di sana sambil belajar. Selain itu, kalian bisa belajar tentang banyak perbedaan karena jurusan di UB banyak banget dan pastinya karakteristiknya beda-beda.

Jadi, itu dia 6 universitas terkenal di Indonesia menurut Blog Mahasiswa. Kalo menurutmu gimana?


7 Hal yang Harus Diperdalam Ketika Kuliah

7 Hal yang Harus Diperdalam Ketika Kuliah

Kuliah bukan berarti kamu cuma santai-santai datang ke kampus dan mendengar ceramah dosen yang bikin nguap. Waktu yang kamu gunakan buat kuliah bisa dimanfaatkan untuk cari gebetan mengupgrade diri selain datang ke kelas. Ada baiknya selama kuliah kamu memperdalam hal-hal yang akan berguna buat masa depanmu. Inilah 7 hal yang harus kamu perdalam ketika kuliah untuk menunjang kesuksesan di hari esok:

1.       Bahasa asing
Mempelajari bahasa asing memang terdengar sulit dan membutuhkan waktu lama. Tapi sudah banyak bukti kalau menguasai bahasa asing itu worth it! Dengan menguasai bahasa asing kamu bisa membuka jalan menuju dunia yang lebih luas lagi, ga melulu main di situ-situ aja. Persaingan di dunia kerja semakin ketat, jika kamu mau bekerja di negara asing jangan mau kalah hanya karena kamu ga paham sama bahasa asalnya. Tidak hanya buat kamu yang mau kerja di abroad, bagi kamu yang kerja di dalam negeri pun wajib banget buat menguasai bahasa asing apalagi kalau posisi yang kamu incar mengharuskanmu berhubungan dengan klien dari berbagai negara. Ga mau dong keliatan ngga kompeten karena tidak cakap berkomunikasi?

2.       Penulisan ilmiah
Selain bahasa asing, kamu juga perlu memperdalam kemampuan menulis. Ada banyak jenis tulisan, salah satu yang akan berguna di masa kuliah dan bahkan setelah kuliah adalah tulisan ilmiah. Di kuliah, kamu wajib banget tau aturan dalam penulisan ilmiah karena sangat berguna buat mengerjakan tugas-tugas kuliah. Yup, tugas kuliah itu beda dengan tugas sekolah yang biasanya tidak mementingkan orisinalitas. Kamu tidak bisa lagi copy paste gitu aja dari artikel yang kamu temukan. Di kuliah, kamu akan dituntut untuk bertanggung jawab sama apa yang kamu tuliskan. Itulah kenapa kamu harus mengasah kemampuan menulis ilmiah agar ga berakhir dengan cap sebagai plagiat!

3.       Manajemen waktu
Selama kuliah kamu akan punya waktumu sendiri. Kadang-kadang mahasiswa bisa mengikuti kegiatan bejibun sambil kuliah. Tapi kamu perlu banget memperdalam kemampuan manajemen waktu sejak dini. Bukan hanya untuk kamu yang sibuk, bahkan yang ga sibuk pun harus bisa manajemen waktu dengan baik. Dengan manajemen waktu, kamu bisa mengatur hari-harimu dengan kegiatan yang bermanfaat tanpa takut ada hal yang tidak terpenuhi. Kemampuan ini akan berguna saat kuliah dan kapan pun setelahnya. Saat kuliah, akan ada banyak tugas tidak berperikemanusiaan menggunung yang diberikan pada mahasiswa dengan target selesai pada waktu yang ditentukan dosen alias deadline. Kalau kamu tidak bisa mengatur waktu dengan bijak, bisa-bisa tugasmu terabaikan sementara waktumu habis buat hal-hal lain. Ingatlah, tugas tetaplah tugas yang harus kamu penuhi no matter how mager busy you are.

4.       Berpikir kritis
Mahasiswa adalah agent of change, katanya. Untuk berubah wujud jadi agen perubahan, kamu perlu mengasah kemampuan untuk berpikir kritis. Berpikir kritis berarti melihat sebuah permasalahan dan akar masalah secara sistematis untuk memutuskan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan. Berpikir kritis sangat penting selain untuk problem soliving juga untuk melihat peluang baru. Dunia kerja nanti mengharuskan kamu untuk melihat beragam masalah secara kritis karena kamu ga bisa asal ambil keputusan gitu aja. Menjadi kritis tidak serta merta mendadak tetapi perlu dibangun dari dalam diri sendiri. Jadi, sudah tau kan kenapa kamu perlu memperdalam kemampuan berpikir kritis ini sejak di bangku kuliah?

5.       Membangun network
Sebagai mahasiswa kamu perlu untuk punya relasi dengan berbagai orang dari bermacam lapisan sosial. Membangun networkalias jaringan kerja sangat penting guna memudahkan urusan-urusanmu. Ga diragukan lagi, manusia tidak bisa sukses sendirian, pasti ada sosok-sosok lain yang mendukungnya. Bisa jadi temanmu sekarang lah yang nantinya akan jadi rekan bisnismu kelak atau bisa jadi salah satu kenalanmu yang akan menghubungkanmu dengan  pekerjaan yang kamu idam-idamkan. Punya jaringan kerja yang luas juga bisa dimanfaatkan untuk membangun reputasi diri yang baik sebab kabar apapun bisa menyebar dari mulut ke mulut. Intinya, memperdalam kemampuan membangun network akan memberikan manfaat yang nanti akan kamu petik!

6.       Kegiatan sosial
Kalau kamu sudah mulai besar kepala dengan titel “mahasiswa” berarti kamu butuh penyadaran diri bernama kegiatan sosial. Eits, jangan salah, kegiatan sosial ini tidak hanya untuk orang lain tapi ujung-ujungnya juga berguna buatmu lho. Mengikuti kegiatan sosial akan membantumu memperdalam kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Kamu akan semakin sadar bahwa sebagai mahasiswa kamu juga punya peran dan tanggung jawab besar untuk masyarakat. Selain itu, menjadi relawan atau volunteer dalam kegiatan sosial juga berguna untuk portofolio.  Banyak pekerjaan yang mengharuskan pelamarnya untuk punya pengalaman dalam bidang yang dipilih, salah satunya menjadi volunteerpada kegiatan sosial terkait.

7.       Public speaking
Selama kuliah, cobalah untuk memperdalam kemampuan public speaking kamu salah satunya pada saat presentasi. Banyak mahasiswa yang menganggap public speaking tidak begitu penting sehingga presentasi kadang berakhir jadi b-aja atau malah nggak banget karena mahasiswa cenderung membacakan bukan menyampaikan.  Padahal, kemampuan ini penting untuk membuat muka umum mengerti apa yang kamu sampaikan.  Percaya atau tidak, kata-kata yang diucapkan bisa lebih kuat daripada kata yang sekedar dituliskan. Dengan memiliki kemampuan public speaking yang baik, kamu akan lebih mudah untuk menyampaikan ide dan gagasan kepada lawan bicara, bahkan membuat lawan bicara percaya tidak cuma dengan perkataanmu tetapi juga dengan kamu! Kalau kamu sudah berhasil membuat lawan bicara percaya dengan kamu, bayangkan perubahan apa yang bisa kamu buat!

Banyak hal yang dapat kamu perdalam untuk mengupgrade diri sendiri. Jadi, jangan sia-siakan waktu kuliahmu dengan bermalas-malasan. Yuk, mulai perdalam beragam hal untuk kebaikan masa depan! (Ayw)
Macam-Macam Agenda Perkuliahan yang Umum di Kampus

Macam-Macam Agenda Perkuliahan yang Umum di Kampus

https://unsplash.com/search/photos/university
Kuliah adalah periode mencari ilmu dan pengalaman sebagai bekal untuk bekerja. Selama proses perkuliahan, ada banyak agenda yang diadakan kampus atau institusi tempat diadakannya perkuliahan. Agenda-agenda tersebut biasanya wajib diikuti oleh mahasiswa. Berikut Macam-Macam Agenda Perkuliahan yang Umum di Kampus untuk kamu ketahui:

1.       Orientasi
Sebelum mulai berkuliah, mahasiswa akan diperkenalkan dengan kehidupan perkuliahan mulai dari lingkungan kampus, teman-teman, mata kuliah bahkan dosen. Inilah yang disebut dengan orientasi atau yang dulu sering disebut sebagai OSPEK (orientasi studi dan pengenalan kampus). Orientasi juga ditempuh untuk membentuk watak mahasiswa dengan beragam cara. Ada orientasi yang dilakukan dengan gaya santai namun ada pula yang bergaya serius ala ala militer. Meskipun mahasiswa baru sering kerepotan karena harus mempersiapkan keperluan orientasi, biasanya kegiatan ini akan dirindukan jika sudah usai.

2.       Kuliah Umum
Kuliah umum adalah sebuah jenis kuliah yang melibatkan peserta kuliah dari berbagai jurusan dan program studi. Jika biasanya kuliah hanya untuk mahasiswa yang mendaftar di kelas mata kuliah tertentu, maka kuliah umum tidak membatasi peserta kuliahnya bahkan beberapa jurusan ada yang mewajibkan mahasiswa untuk mengikuti agenda ini. Kuliah biasanya diadakan di sebuah ruang standar yang dapat memuat 40-80 mahasiswa, sedangkan kuliah umum bisa bertempat di ruangan yang berkapasitas lebih besar karena jumlah partisipannya yang juga lebih banyak. Materi yang disampaikan pada kuliah umum juga cenderung berbeda dari kuliah biasanya. Kuliah umum juga sering kali mengundang pembicara atau tamu dari luar sebagai penyampai materi.

3.       Kuliah Kerja Lapangan (KKL)
KKL atau Kuliah Kerja Lapangan adalah salah satu mata kuliah wajib yang harus ditempuh mahasiswa. KKL adalah kegiatan perkuliahan yang dilaksanakan di luar ruang kelas. Pada waktu KKL, mahasiswa melakukan kunjungan ke berbagai instansi terkait untuk mencari wawasan seputar lapangan pekerjaan. Dengan kunjungan tersebut, mahasiswa diharapkan belajar langsung dari profesional sehingga paham seluk beluk pekerjaan yang nantinya akan mereka geluti.

4.       Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau Magang
Hampir serupa dengan KKL, Praktik Kerja Lapangan (PKL) adalah mata kuliah yang mengharuskan mahasiswa untuk praktik langsung ke lapangan. PKL bertujuan agar mahasiswa mampu menerapkan teori yang diperoleh di bangku kuliah pada masalah yang terjadi di lapangan. PKL sering juga disebut magang. PKL atau magang biasanya dilakukan di institusi, instansi atau perusahaan yang berkaitan dengan jurusan mahasiswa supaya mahasiswa belajar menguasai keahliannya untuk mempersiapkan dunia kerja. Agenda ini dikhususkan pada mahasiswa non kependidikan.

5.       Program Pengalaman Lapangan (PPL)
Jika PKL dan magang khusus mahasiswa non kependidikan, maka Program Pengalaman Lapangan (PPL) adalah agenda khusus mahasiswa kependidikan. Kegiatan ini merupakan momen wajib mahasiswa kependidikan dan keguruan dalam memperdalam praktik mengajar. Biasanya mahasiswa akan ditempatkan di sekolah-sekolah yang bersedia untuk bekerja sama dalam menerima mahasiswa PPL. Mahasiswa PPL harus mengajar di sekolah tersebut sampai batas waktu.

6.       Kuliah Kerja Nyata (KKN)
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah agenda wajib lainnya bagi mahasiswa untuk bisa lulus dari perguruan tinggi. KKN merupakan bentuk perwujudan dari salah satu tridarma perguruan tinggi yaitu pengabdian masyarakat. Mahasiswa yang mengikuti KKN akan ditempatkan di daerah setingkat desa dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan atau tergantung jumlah SKS. Bentuk kegiatan dari KKN adalah mengabdi pada masyarakat dengan menggunakan keilmuan yang diperoleh mahasiswa di perkuliahan.

7.       Sempro
Skripsi adalah tugas akhir mahasiswa dalam menempuh studi di perkuliahan. Sebelum memulai skripsi, mahasiswa harus mengajukan proposal skripsi. Proposal ini akan diuji oleh dosen dalam seminar proposal atau sempro. Sempro adalah bagian penting dalam melihat sejauh apa mahasiswa siap membuat skripsi. Pada sempro, mahasiswa akan mempresentasikan proposal bab 1-3 di hadapan dosen dan terkadang ada juga mahasiswa lain yang ikut melihat. Jika berhasil di tahap sempro, mahasiswa akan melanjutkan pengerjaan proposal ke bab 4 sampai akhir.  Nantinya hasil dari skripsi mahasiswa akan dipresentasikan kembali dalam sidang.

8.       Yudisium
Setelah melewati fase-fase menyusun skripsi, mahasiswa akan dipertemukan dengan yudisium. Yudisium adalah proses penilaian akhir dari seluruh mata kuliah yang ditempuh mahasiswa dalam bentuk pengumuman nilai. Yudisium juga menentukan lulus tidaknya mahasiswa dalam menempuh studi berdasarkan keputusan rapat yudisium. Setelah dinyatakan lulus melalui proses yudisium, mahasiswa akan mendapat tanda pengukuhan selesainya studi yang bernama wisuda.

Menjadi mahasiswa tidak melulu menimba ilmu di kelas tapi juga bisa sambil mengabdi kepada masyarakat bahkan praktik ke instansi yang diminati. Agenda-agenda perkuliahan yang beraneka rupa bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa dalam bersaing di dunia kerja kelak. Setelah membaca artikel ini, kamu semakin bersemangat untuk menyambut agenda-agenda perkuliahan kan? (Ayw)
6 hal yang Membedakan Kuliah dengan Sekolah

6 hal yang Membedakan Kuliah dengan Sekolah


Semester baru di bangku perkuliahan akan segera tiba. Pastinya kamu butuh persiapan sebelum memulai fase baru selepas lulus sekolah ini. Yup, kuliah ga seperti sekolah gengs. Ada banyak hal baru yang mungkin akan kamu temui, mulai dari lingkungannya sampai aktivitasnya.
Biar ga kaget saat hari-H, yuk simak 6 Hal yang Membedakan Kuliah dengan Sekolah ini!

1.     One book for all matkul
Di sekolah biasanya kamu diminta menyediakan satu buku untuk catatan dan satu buku lagi untuk tugas per mata pelajaran. Padahal satu harinya ada kurang lebih empat mata pelajaran yang kamu tempuh. Belum lagi tiap hari kamu harus bawa LKS dan buku paket yang tebalnya udah kayak alis mba-mba hehe. Kebayang kan perjuangan manggul tasnya? Nah, beruntungnya di kuliah kamu ga akan menemui aturan semacam itu.
Di kuliah kamu ga perlu repot bawa buku bejibun, cukup satu buku untuk semua matkul. Biasanya sih, mahasiswa-mahasiswa memakai binder untuk catatan-catatan kuliah. Kamu jadi bisa mindahin catatanmu dengan lebih mudah dari halaman depan ke belakang dan sebaliknya. Dan juga kamu ga perlu khawatir catatanmu tertinggal kalau semua catatan jadi satu buku, kan?

2.      Sneakers, wedges, heels? No more black shoes
Kalau udah masuk musim penghujan biasanya siswa pada bawa kantong kresek demi mengamankan sepatu hitamnya. Itu karena siswa diwajibkan memakai sepatu hitam ke sekolah. Berani melanggar? Siap-siap aja sepatumu disita atau kamu harus berurusan dengan BK. Terus kalau sepatumu basah kehujanan, kamu mulai cari akal supaya tetep bisa make sepatu hitam, walaupun harus diangetin di belakang kulkas, iya gak? Hehehe.
Demi kerang ajaibnya Spongebob, sekarang sepatu hitammu bisa bernapas lega. Kamu ga perlu khawatir terhadap insiden hujan yang menghantam sepatumu. Kamu bisa gonta-ganti sepatu sesukamu di kuliah. Eitsss, tapi bukan berarti kamu boleh pakai sandal jepit. Ada beberapa kampus yang punya aturan berpakaian buat mahasiswanya, salah satunya tidak dibolehkan sandalan ke kampus pada jam kuliah. Selain sandal, kamu tetep boleh bergaya dengan sepatu-sepatu kece kamu kok. Selamat tinggal kantong kresek!!!

3.     What to wear today?
Di sekolah sudah disediakan seragam yang harus dikenakan siswa sehari-hari. Biasanya siswa punya empat seragam seperti: seragam OSIS, seragam Pramuka, seragam identitas, dan seragam olahraga. Masing-masing sekolah punya aturan sendiri untuk jadwal pemakaiannya. Bahkan ada sekolah yang mewajibkan siswanya memakai dasi, topi, dan ikat pinggang. Pernah ngerasain hari Senin jadi hari yang memusingkan gara-gara topimu hilang? Yup, lagi-lagi kalau melanggar, kamu harus berhadapan dengan penyitaan atau yang paling serem, berhadapan langsung dengan guru killer! Hehe sadestt sih.. tapi tujuannya buat kedisiplinan kok.
Kabar baiknya, di kuliah kamu bisa bebas memilih baju yang akan kamu pakai. Mau di-mix and match-kan dari kepala sampe kaki? Bebas! For your information, ada beberapa kampus yang menerapkan aturan berpakaian bagi mahasiswanya. Sebagai mahasiswa yang cendekia, caritahu lebih dulu etika berpakaian mahasiswa terutama dari kampusmu. Kalau sudah, baru deh kamu bisa memutuskan mana yang bisa kamu pakai dan mana yang engga. Dari sini kamu bisa mulai memperhatikan penampilanmu, lho. Pepatah bilang, “Dari mata turun ke hati”, dari gaya berpakaianmu, siapa tau ada yang naksir hihihi.

4.      Kuliah at the first sight
Setelah libur panjang usai dan masuk sekolah, kamu disambut dengan jam kosong yang pada akhirnya pulang lebih awal. Saking semangatnya masuk sekolah, kamu cuma membawa tas yang diisi satu buku dan satu bolpoin, iya gak tuh?
Sayangnya, kamu ga akan menemukan hal tersebut di bangku kuliah. Minggu pertama di semester baru akan diisi dengan kesepakatan kontrak kuliah. Kontrak kuliah bisa dibilang aturan yang disepakati bersama antara dosen dan mahasiswa. Seperti bobot penilaian tugas dan ujian, maksimal keterlambatan, bahkan boleh-tidaknya mahasiswa makan dan minum di kelas. Setelah sepakat, biasanya dosen memberikan silabus mata kuliah yang diampu. Kalau waktunya masih cukup, dosen akan memberikan pengantar perkuliahan. Beberapa dosen malah mengakhiri perkuliahan sebelum jamnya selesai. Kalau sudah seperti ini, masih yakin kamu akan pulang lebih awal?

5.      Dosen ≠ Guru
Di sekolah, kamu mengenal sosok yang mengajarimu banyak ilmu yang kamu sebut “guru”. Guru adalah sosok yang perhatian terhadap siswa-siswanya. Tak jarang ada guru yang menghapal banyak siswa bahkan yang sudah jadi alumni. Siswa pun punya guru favorit karena perlakuan sang guru yang penyabar atau bahkan gokil.
Di kuliah, kamu akan mengenal sosok lain yang bernama “dosen”. Dosen bisa sangat berbeda dari guru. Kalau biasanya kamu diingatkan guru untuk mengumpul tugas, maka dosen ngga perlu sabar-sabar menunggumu. Dosen biasanya memberi tugas dengan deadline yang harus dipenuhi. Mau mengumpulkan atau tidak, bukan menjadi urusan sang dosen. Sepenuhnya adalah urusan mahasiswa. Bahkan ada beberapa dosen yang nggak tanggung-tanggung memberi tugas dan deadline. Udah gitu nilai yang kamu dapat belum tentu sepadan. Namanya juga kuliah, level kesulitannya juga pasti meningkat. Seperti kata Spiderman, “Seiring kekuatan yang besar ada tanggung jawab yang lebih besar”.  Namun dibalik itu semua, dosen mengajarkan mahasiswa untuk lebih mandiri, disiplin, sekaligus bertanggungjawab. Wuih, ngga kalah mulia dari guru lho.

6.      Jadwalmu pilihanmu
Ketika bersekolah, kamu sudah mendapat sepaket jadwal pelajaran dari pihak sekolah. Namun di kuliah hal ini jarang sekali diterapkan. Ketika kuliah, mahasiswa bisa memilih sendiri mata kuliah yang ingin diambil. Namun beberapa mata kuliah hanya bisa dipilih pada semester tertentu. Selain mata kuliah tersebut, mahasiswa bisa menambah atau mengurangi jumlah matkul yang diinginkan dengan syarat dan ketentuan tertentu seperti IPK. Dengan begitu mahasiswa bisa mengatur dan menyesuaikan jadwal dengan kegiatan seperti bekerja atau berorganisasi. Tentunya hal ini sangat menguntungkan bagi mahasiswa yang bekerja sambilan atau yang punya kesibukan lain. So, tentukan pilihanmu, atur jadwalmu.

Hal-hal baru yang akan kamu temui di kuliah nanti adalah petualangan seru. Kamu pasti merindukan saat-saat syahdu di sekolah, tapi kesuksesan menunggumu di masa depan. Yuk move on dari sekolah dan sambut kuliah! (ayw)